
Adrian kembali ke keluarganya sebagai seorang CEO, tetapi Simon yang angkuh justru mengusir Mama. Simon terobsesi dengan harta warisan, sementara Adrian, yang kini menjadi miliarder, tidak peduli pada kekayaan itu. Baginya, senyum Mama jauh lebih berharga daripada apa pun yang bisa dibeli dengan uang. Konflik memuncak ketika Simon menyadari bahwa harta yang ia dambakan tidak lagi berarti. Adrian memilih berdiri di sisi Mama, mengajarkan bahwa kesuksesan sejati adalah tidak pernah membiarkan Mama menangis. Akankah Simon menyadari kesalahannya sebelum terlambat?
86 episode
Diskusi 0
Masuk untuk berkomentar.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.